Glitter Words

Sabtu, 19 Juni 2010

RESEP MASAKAN

Lumpia Semarang


Bahan:
15 kulit lumpia siap pakai
minyak untuk menggoreng
1 putih telur untuk merekatkan

Bahan Isi:
3 siung bawang putih, cincang halus
150 gram udang kupas, dicincang kasar
20 gram ebi sangrai, dihaluskan
300 gram rebung, dipotong korek api
1 batang daun bawang, dipotong tipis
2 butir telur, dikocok lepas
4 sdm kecap manis
1/4 sdt garam
1/4 sdt merica bubuk
1 sdt gula pasir
50 ml kaldu ayam

Bahan Saus:
1 siung bawang putih, dicincang halus
50 gram gula merah, disisir halus
2 sdm kecap manis
1 sdm tepung kanji
200 ml air
1/2 sdt garam

Pelengkap:
bawang putih, diparut
acar ketimun
cabai rawit
lokio

Cara membuat :
1. Tumis bawang putih sampai layu. Masukkan udang kupas, ebi, rebung, dan daun bawang. Aduk sampai setengah matang.
2. Masukkan telur lalu aduk hingga menggumpal. Bumbui kecap, garam, merica, dan gula pasir. Aduk rata. Tuangkan kaldu, masak sampai semua bahan matang.
3. Ambil selembar kulit, sendokkan isi lalu rekatkan kelilingnya dengan putih telur. Goreng hingga kering dan matang.
4. Buat saus, rebus bahan saus sambil diaduk rata sampai kental dan meletup-letup, angkat dan dinginkan.
5. Sajikan lumpia dengan saus dan pelengkap.
Untuk 15 buah

Kamis, 13 Mei 2010

MAKANAN

SIAPA SANGKA CUMA SINGKONG

Singkong termasuk kelas umbi-umbian yang mudah diperoleh, harga murah dan bisa diolah sebagai makanan / camilan dengan berbagai variasi. Sayangnya singkong diabaikan banyak orang lantaran dianggap makanan orang desa maupun orang gunung. Tidak banyak orang yang mau mengkonsumsi singkong. Apa yang istimewa dari singkong ? Tak banyak yang mau tahu. Singkong sebagai bahan alternatif pengganti beras, sebagai bahan makanan substitusi yang mengandung karbohidrat. Gambar berikut adalah hasil olahan berbahan dasar singkong hasil kreasi ibu-ibu Dusun Tanubayan dan sekitarnya yang dilombakan beberapa waktu lalu dalam acara memperingati hari Kartini. Sehat dan enak serta mempunyai peluang besar untuk dikembangkan menjadi usaha rumahan. Siapa sangka cuma singkong ....

























Selamat berkreativitas ibu-ibu Indonesia

Minggu, 02 Mei 2010

PENGERTIAN PKK

Pengertian PKK
  • Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga selanjutnya di singkat PKK, adalah gerakan nasional dalam pembangunan masyarakat yang tumbuh dari bawa yang pengelolaanya dari, oleh dan untuk masyarakat menuju terwudnya keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Berakhlak mulia dan berbudi luhur, sehat sejahtera, maju dan mandiri, kesejahteraan dan keadilan gender serta kesadaran hukum dan lingkungan.
  • Pemberdayaan keluarga adalah segala upaya bimbingan dan pembinaan agar keluarga dapat hidup sehat sejahtera, maju dan mandiri.
  • Kesejahteraan keluarga adalah kondisi tentang terpenuhinya kebutuhan dasar manusia dari setiap anggota keluarga secara material, sosial, mental dan spiritual sehingga dapat hidup layak sebagai manusia yang bermanfaat.
  • Keluarga adalah unit terkcil dalam masyarakat yang terdiri atas dari suami isteri, atau suami isteri dan anaknya atau ayah dan anaknya, atau ibu dan anaknya.
  • Keluarga sejahtera adalah keluarga yang dibentuk berdasarkan perkawinan yang sah, mampu memenuhi kebutuhan hidup spiritual dan material yang layak bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, memiliki hubungan yang serasi, selaras dan seimbang antar anggota, antar keluarga dan masyarakat serta lingkungannya.
  • Tim Penggerak PKK (TIM PENGGERAK PKK ) adalah mitra kerja pemerintah dan organisasi kemasyarakatan, yang berfungsi sebagai fasilitator, perencana, pelaksana, pengendali dan penggerak pada masing-masing jenjang untuk terlaksananya program PKK.
  • Anggota Tim Penggerak PKK adalah warga masyarakat baik laki-laki maupun perempuan, perorangan, bersifat sukarela, tidak mewakili organisasi, golongan partai politik, lembaga atau instansi, dan berfungsi sebagai perencana, pelaksana pengendali Gerakan PKK.
  • Kelompok PKK adalah kelompok-kelompok yang berada di bawah Tim Penggerak PKK Desa/Kelurahan, yang dapat dibentuk berdasarkan kewilayahan atau kegiatan.
  • Kelompok Dasawisma adalah kelompok yang terdiri atas 10-20 kepala keluarga (dapat disesuaikan dengan situasi dan kondisi setempat), diketahui oleh salah seorang yang dipilih di antara mereka, merupak kolompok potensial terderpan dalam pelaksanaan kegiatan PKK.
  • Kader Umum adalah mereka yang telah dilatih atau belum dilatih tetapi memahami, serta melaksanakan 10 Program Pokok PKK, yang mau dan mampu memberikan penyuluhan dan menggerkkan masyarakat untuk melaksanakan kegiatan yang diperlukan.
  • Kader Khusus adalah Kader Umum yang mendapat tambahan pengertahuan dan ketrampilan tertentu, antara lain melalui pelatiahan-pelatihan yang diselenggarakan oleh PKK, lembaga, instantsi pemerintah atau non pemerintah. Data tentang kader khusus dicamtumkan dalam data Pokja masing-masing.
  • Pelatihan PKK adalah Anggota Tim Penggerak PKK atau kader yang telah mengikuti Pelatihan PKK dan metodologi pelatihan, serta mendapatkan surat keputusan sebagai Pelatih dari Ketua Umum,/Ketua Tim Penggerak PKK daerah yang bersangkutan.
  • Pelindung Utama PKK adalah isteri Presiden Repulik Indonesia, yang bertugas memberikan arahan, dukungan baik moril maupun material untuk keberhasilan PKK.
  • Pelindung PKK adalah isteri Wakil Presiden Republik Indonesia, yang bertugas memberikan arahan, dukungan baik moril maupun material untuk keberhasilan PKK.
  • Dewan penyantun Tim Penggerak PKK adalah unsur pendukung pelaksanaan program PKK yang terdiri atas pimpinan instansi/lembaga yang membidangi tugas-tugas pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga serta para tokoh/ pemuka masyarakat, lembaga kemasyarakatan, yang ditepakan dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri, Gubernur, Bupati/Walikota, Camat dan Kepala Desa/Lurah sesuai dengan jenjang pemerintahan.
  • Penasehat PKK adalah tokoh/pemuka masyarakat yang karena keahlian, pengetahuan dan pengalamnnya mau membantu untuk keberhasilan pelaksanaan Gerakan PKK, yang ditetapkan dengan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri selaku Ketua Dewan Penyantun Tim Penggerak PKK Pusat.
  • Sedangkan Penasehat di Provinsi, Kabupaten/Kota dapat diadakan sesuai keadaan dan kebutuhan, diusulkan oleh Ketua Tim Penggerak PKK dan ditetapkan dengan Surat Keputusan Gubernur, Bupati/Walikota selaku Ketua Dewan Penyantun Tim Penggerak PKK yang bersangkutan.

Minggu, 25 April 2010

PERINGATAN HARI KARTINI BERSAMA PDI-P

Gedung GAPENSI yang terletak sebelah barat desa sentra kerajinan kulit Manding Sabdodadi Bantul Yogyakarta atau 1 km sebelah timur RSUD Panembahan Senopati siang itu Minggu 25 April 2010 tampak ramai dikunjungi banyak orang. Bus berderet di sepanjang jalan depan gedung GAPENSI. Siang itu pengunjungnya sebagian besar kaum perempuan, pasalnya di gedung itulah diselenggarakan kegiatan Peringatan Hari Kartini yang diselenggarakan oleh PDI-P Bantul dihadiri Ketua TP PKK Kab. Bantul ibu Idham Samawi yang sekaligus calon Bupati Bantul periode 2010 - 2015 juga dihadiri Rieke Dyah Pitaloka (si Oneng dalam Bajaj Bajuri )anggota komisi IX DPR RI.

Lebih jauh Rieke mengatakan bahwa perempuan Indonesia khususnya perempuan Bantul harus lebih semangat untuk meningkatkan diri, jangan mau dibodoh-bodohi, didik anak-anak semaksimal mungkin karena anak-anak merupakan generasi di masa depan yang harus dipersiapkan dari sekarang dan pada saatnya nanti diharapkan menjadi pemimpin yang cerdas dan berprinsip. Semangat Kartini ada dalam diri para perempuan Bantul khususnya ada seorang perempuan Bantul yang sudah membuktikan dirinya mampu mendampingi suaminya selama 10 tahun berkarya dan bekerja untuk masyarakat, dialah istri bapak Idham Samawi Bupati Bantul. Rieke juga mengatakan bahwa perempuan Bantul cerdas dan sudah mampu melakukan penilaian, diharapkan di masa depan banyak perempuan Bantul yang mau berjuang bersama PDI-P untuk memperjuangkan kepentingan rakyat.

Kamis, 22 April 2010

PERINGATAN HARI KARTINI 2010

PERINGATAN HARI KARTINI 2010 TANUBAYAN

Siapa yang tak kenal nama R.A. Kartini ? Setiap orang khususnya perempuan Indonesia pasti mengenal Raden Ajeng Kartini meski lewat gambar atau mendengar cerita orang lain. Seorang perempuan dari keluarga bangsawan Jawa, begitu peduli dengan nasib kaum perempuan di jamannya. Perjuangan R.A Kartini waktu itu adalah memperjuangkan hak kaum perempuan agar sejajar dengan laki-laki. Lihatlah ... buah perjuangan R.A. Kartini sekarang dinikmati oleh semua perempuan. Kebebasan, hak dan kesempatan mengekspresikan keinginan dan cita-cita tak lagi banyak rintangan. Banyak perempuan menjadi pegawai, menjadi pemimpin yang diperhitungkan keberadaannya. Namun ....tengoklah banyak juga perempuan yang kebablasan mengartikan kebebasan, akibatnya kontrol diri tak lagi bararti. Kemajuan ilmu pengetahuan khususnya aplikasinya dalam teknologi informasi (misalnya hand phone, internet, televisi, dll) mestinya sangat membantu memudahkan pekerjaan dan komunikasi maupun relasi antar pengguna semakin lancar namun pada kenyataannya banyak yang kurang mampu memanfaatkan teknologi.
Perjuangan kaum perempuan jaman sekarang tidak bisa dikatakan mudah terbukti banyak kesulitan yang dihadapi kaum ibu dalam mendidik dan mendampingi putra putrinya. Semua ibu mempunyai harapan besar atas anak-anak yang dipercayakan kepadanya, kelak menjadi anak yang mandiri dan berpribadi. Pada akhirnya sering terjadi kenyataan tidak sesuai dengan harapan dan pada saat itulah sebenarnya para ibu memerlukan pertolongan orang lain yang dipandang mampu dan mempunyai kompetensi lebih dari dirinya.

Pekan Pendampingan Keluarga adalah nama kegiatan peringatan Hari Kartini tahun 2010 dusun Tanubayan karena sebagian acara bertujuan untuk membantu kaum ibu dalam pendampingan keluarga sedangkan temanya Ibu Sehat Keluarga Sehat. Dari ibu yang sehat akan tumbuh anak-anak yang sehat.
Rangkaian kegiatan dibuka oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Bantul ibu Idham Samawi dengan acara senam bersama dilanjutkan lomba memasak kue berbahan dasar singkong.

Ketua TP PKK Kab. Bantul ibu Idham Samawi diapit oleh Ketua PKK RT 08 & 09 Tanubayan ibu Is Sugiyanti ( berkerudung merah ) dan ketua panitia ibu Chris

Ibu sehat keluarga sehat, merah berani untuk maju dan berkembang


Asyiknya senam di tengah sawah.

Semangatnya luar biasa


Para bapak tak kalah semangat

Acara senam diikuti kurang lebih 300 orang sedangkan memasak kue diikuti oleh 24 regu. Tim Yuri diambil dari TP PKK Kab. Bantul. Berikut adalah hasil penilaian dewan yuri lomba memasak :
Juara I : Dusun Pasutan RT 02 ( Angg : ibu Endro, ibu Ngadikem dan ibu Partini)
Juara II : Dusun Niten ( anggota : ibu Deni, ibu Joko, ibu Is)
Juara III : Dusun Tanubayan RT 10 ( anggota : Ibu Rita, ibu Yanti dan ibu Ela ) .


Aku si juara ... asyik lho masak di pinggir sawah. Silahkan cicipi masakanku ueeeenak tenan

Rangkaian acara Peringatan Hari Kartini ditutup pada hari Jum'at 23 April 2010 dengan acara penyerahan hadiah lomba serta nonton film bersama tema motivasi dan perjuangan.

Jumat, 16 April 2010

BELAJAR MEMBUAT BATIK (Bag I)

BATIK JUMPUT SATU WARNA

Keinginan untuk belajar masih ada pada sebagian ibu anggota Kelompok PKK RT 08 & RT 09, setidaknya pernah mencoba. Kali ini belajar membuat batik jumput satu warna.











Selasa, 13 April 2010

BELAJAR MEMBUAT BATIK (Bag II)

MEMBUAT BATIK JUMPUT
(Dua warna)

Salah satu program PKK RT 08 & 09 Tanubayan yang telah disusun adalah belajar membuat batik. Kali ini ibu-ibu belajar membuat batik teknik jumputan, agar mudah dipraktekkan narasumber memilih batik jumput dua warna. Berikut adalah rekam jejak dari pelatihan yang diikuti oleh ibu-ibu dengan semangat yang luar biasa.

Langkah pertama : kain diberi kelereng atau benda kecil lalu diikat kuat pakai rafia

Langkah kedua : kain yang sudah diikat direndam dalam air sampai semua bagian basah.


Langkah ketiga : kain yang sudah dibasahi kemudian ditiriskan


Garam dan soda api masukkan wadah


Air panas tuangkan kedalam wadah berisi garam dan soda api




Kain dimasukkan ke dalam wadah berisi pewarna dan naptol


Proses pencelupan selesai, tiriskan


Ikatan dilepas